sastrawan NH Dini yang saya ingat

Ketika saya membaca sedikit review tentang film “Despicable Me” yang di sutradarai Pierre Coffin yang merupakan anak dari NH Dini, sastrawan asal Indonesia yang menikah dengan Yves Coffin orang perancis. Saya jadi teringat dengan pertemuan saya dan 2 teman SMA saya di rumah ibu NH Dini.

Mungkin banyak teman2 yang seangkatan saya pernah mendengar nama NH Dini. Beliau seorang sastrawan yang lahir di Semarang 29 Pebruari 1936.

Saya bersama 2 teman SMA Lestari dan Lestyorini, siang hari sepulang sekolah, masih dengan memakai seragam, naik bis tingkat (sekarang bis tingkat hanya tinggal kenangan saja). Alamat persisnya lupa, tapi di belakang bioskop GRISS (sekarang juga tinggal kenangan) yang masih berdiri sebelahnya TPM (Taman Pustaka Masyarakat, perpustakaan umum yang harus membayar iuran 200 rupiah kala itu, dan saya anggota aktifnya saking seringnya pinjam buku, padahal harus naik sepeda onthel 1 jam PP). Luar biasa perjumpaan ini, karena saya tak bisa berkata2 sepatah kata pun karena kagum ketika melihatnya. ke 2 teman saya ini banyak bertanya2 mulai dari A sampai Z. sampai akhirnya NH Dini bertanya kepada saya “kenapa kamu tidak menanyakan apapun seperti teman2 kamu?” saya hanya bisa menjawab dengan senyum, sampai akhirnya saya tanyakan “Apakah tokoh utama perempuan pada buku “Pada sebuah kapal” adalah ibu ? karena hampir semua tokoh seperti perjalanan hidup ibu, mulai dari menari, menulis sampai menikah dengan orang perancis.Tapi beliau menjawab bukan.

ibu NH Dini bertubug mungil, berkulit putih dan berambut hitam panjang. Tipikal orang jawa. Sumeh banyak senyum dan kalem.

Bahasa yang ditulis ringan, alur yang teratur dan indah. Tidak banyak yang saya suka dari karaya2 Sastra karena bahasa yang berat dan terlalu puitis, tapi karya NH Dini begitu menggoda saya, sehingga bisa habis membacanya.

Dengan bahasa “Aku”, kita seperti melihat si penulis adalah tokoh utamanya, sehingga sangat akrab antara pembaca dan tokoh2nya.

Jadi merindukan masa2 SMA dan kota Semarang tercinta. Semarang i miss u.

 

Surabaya, 4 Juli 2013

 

Advertisements
Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

amazon product

Link | Posted on by | Tagged , , , | Leave a comment

http://redirect.viglink.com/?key=2d3732eb038714277b4b71e68f2a86af&u=http%3A%2F%2Fwww.viglink.com%2F%3Fvgref%3D814073

Link | Posted on by | Leave a comment

VgLink

VigLink adalah salah satu cara dari sekian banyak cara untuk me-monetize blog kita. Mengapa harus memilih viglink? Karena blogger pun merekomendasikan viglink sebagai salah satu situs untuk me-monetize blog kita.

Yg belum punya akun Viglink silahkan daftar di http://www.viglink.com/?vgref=814073

 

 

 

Link | Posted on by | Leave a comment

wrong choice ????

Wrong choice ???
pilihan yang salah ???
ups..
awalnya tidak, dia adalah pilihan yang terbaik..
saat itu semua indah.. tai kucing rasa coklat.. (kata si kriwul)..
paling baik dari yang terbaik (karena mata dan telinga sudah buta oleh cinta..)
dan.. makan nasi nomor dua setelah kenyang cinta.. hehehe… ups.. serius ah..

oke.. ini adalah cerita seorang sahabat yang sedang dilema
sekian lama berumah tangga akhirnya harus dihadapkan pada pilihan akhir… berpisah…
buruk atau baik, salah atau benar.. hanya satu kata yang ada di kepala.. “bercerai..”
banyak yang menyayangkan kenapa harus terjadi, tapi jika ini adalah pilihan terbaik ya gimana lagi..
masalah buntut2 (anak2) pikir belakangan, toh sama saja tetap yang ngurus si nenek dan kakeknya..

Dia butuh ketenangan jiwa .. enggan ribut melulu dengan pasangannya..
aku pikir.. iya sih daripada masuk RS jiwa.. (mahal kan, sayang duit nya, buat traktir aku aja.. hehehe.)
masing2 membenarkan diri sendiri..
auk ah glap.. mending mancing sambil ngisi sudoku..
hehehe .. ayo siapa mau ikut…

biarlah rumah tangga nya di selesaikan sendiri2, toh sudah gede,
sudah mandiri, bisa makan dan mandi sendiri…
doakan aja semua berakhir dengan happy dan bisa menerima putusan dengan dewasa dan bijaksana..
amin..

sby30102012

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Indahnya Kematian by Khalil Gibran

Biarkan aku terbaring dalam lelapku,
kerana jiwa ini telah dirasuki cinta,
dan biarkan daku istirahat,
kerana batin ini memiliki segala kekayaan malam dan siang.
Nyalakan lilin-lilin dan bakarlah dupa nan mewangi di sekeliling ranjang ini,
dan taburi tubuh ini dengan wangian melati serta mawar.
Minyakilah rambut ini dengan puspa dupa dan olesi kaki-kaki ini dengan wangian,
dan bacalah isyarat kematian yang telah tertulis jelas di dahi ini.
Biarku istirahat di ranjang ini,
kerana kedua bola mata ini telah teramat lelahnya;
Biar sajak-sajak bersalut perak bergetaran dan menyejukkan jiwaku;
Terbangkan dawai-dawai harpa dan singkapkan tabir lara hatiku.
Nyanyikanlah masa-masa lalu seperti engkau memandang fajar harapan dalam mataku,
kerana makna ghaibnya begitu lembut bagai ranjang kapas tempat hatiku berbaring.
Hapuslah air matamu, saudaraku,
dan tegakkanlah kepalamu seperti bunga-bunga menyemai jari-jemarinya menyambut mahkota fajar pagi.
Lihatlah Kematian berdiri bagai kolom-kolom cahaya antara ranjangku dengan jarak infiniti;
Tahanlah nafasmu dan dengarkan kibaran kepak sayap-sayapnya.
Dekatilah aku, dan ucapkanlah selamat tinggal buatku.
Ciumlah mataku dengan seulas senyummu.
Biarkan anak-anak merentang tangan-tangan mungilnya buatku dengan kelembutan jemari merah jambu mereka;
Biarkanlah Masa meletakkan tangan lembutnya di dahiku dan memberkatiku;
Biarkanlah perawan-perawan mendekati dan melihat bayangan Tuhan dalam mataku,
dan mendengar Gema Iradat-Nya berlarian dengan nafasku..

~ Khalil Gibran~

Posted in Uncategorized | Leave a comment

semak berduri..

mungkin aku takan menjadi pagar indah yang mempercantik tamanmu

tapi ijinkan aku melindungi bunga2mu yang menawan

dengan duri2 tajam ku..

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment